Setiap Hari Merupakan Kado Istimewa

Hidup adalah kejutan. Sering kali kita terkaget-kaget dengan setiap peristiwa yang dihadirkanNya. Senang alhamdulillah, sedih astagfirullah, padahal susah senang adalah pemberianNya. Lalu mengapa kita sering kali mengeluh tiap kali diberi kejutan yang tidak sesuai dengan harapkan kita?

Sudah hampir dua tahun ini saya selalu belajar memahami makna "innalillahi wa innalillahi ra'jiun". Kalimat yang tentu saja, kaum muslim sangat akrab dengannya. Saya berkenalan dengan kalimat tersebut ketika asik "pengajian" bersama Bu Turita dan Mas Asep Sambodja. Intinya, belajar mengiklaskan semua, bahwa semua bukanlah milik kita, karena itulah susah senang harus dikembalikan padaNya.

Tak perlu sedih atau senang berlebih, karena sedih dan senang sama saja. Berputar, atas, tengah, bawah, atas, tengah, bawah, begitu seterusnya. Jadi apalagi yang harus dirisaukan? Tak ada, karena semua toh akan dirasa, diminta, dikembalikan, suka atau tidak suka.

Seseorang pernah berkata pada saya, "Tuhan sudah terlalu baik, jadi tidak ada alasan untuk mengeluh". Inalillahi wa innalillahi ra'jiun, setiap hari merupakan kado istimewa buat saya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis Dongeng

Lindungi Hak Kami sebagai Konsumen dan Nasabah Bank! (Mempertanyakan SOP transaksi perbankan di Indomaret)

"Yang Fana adalah Waktu, Kita Abadi"